DIALOG DI BUKIT GETSMANI

1.
Pada suasana malam
angin laut mulai bersaksi
atas daratan dan sekejap mengisi hening kesunyian ini
semayam di dedaunan pohon, bulu-bulu serigala dan belang para macan
sayup pun menyisir pulau peradaban
hingga pasrah menuai jawaban

2.
Di bukit Getsmani
para nabi muncul dari perut bunting bumi
retas rasa mencekam dalam kelam
getar ranting-ranting zaitun
atau hilang kulit batang
menerima kafan bersama hati lapang
ialah takdir tabir liang

3.
Kala itu, terkucur merah
dan keluh menyentuh batu
bersimpuh kaki di atas tanah berair keruh
terngiang arti lahir baru
antara ragu dan mau

4.
Pernah ada di benak
ketika domba-domba menyuarakan mazmur keselamatan
namun berujung pada kidung kematian,- di kandang itu
Purnama seakan merekah
serta gugus kejora merona di timur sana
isyarat pelita telah datang
menyinari gelap serta membangunkan dari tidur lelap
5.
Kini, apalagi mesti diperbincangkan
kalau hitam sudah dianggap putih
serta hina dan zinah dipandang suci

O sang Khalik
dimana firdaus, dimana eden, dimana Sion
– di mana-mana
-Kemana dan darimana

6.
Ada tanda keselamatan dari orok perawan Yerusalem
bayi laki-laki polos, bermahkota kembang lengkana
berpendaran sinar kemuliaan
bak bahtera telah berlabuh di telaga suci
menjemputmu di persinggahan ini

7.
Namun, sepertinya memang ada yang hilang dari sela-sela jari
dan meredup cahaya hati
Pun kuntum bunga bukit enggan menyerbak anyir
sebab damai dunia telah mangkir
hingga di lembah-lembah, terdengar jerit derita bersama genang air

O Kekasih
merindu hangat perjamuan itu, dulu
bercakap lebih mesra
cengkrama penuh riang
berjalan dalam percikan pelita
susuri gulita derita
serta duri menghunus diri, luka menganga
takdir janji sungkan beranjak dari kehidupan

Telah berkibar bendera keselamatan
simpul-simpul benang kelahiran merajut harapan
harapan hidup dalam kemenangan
Laiknya di bawah sana
Bahtera mengarungi lautan

Dari gubuk domba hingga puncak Getsmani
terbit terik keselamatan pasti

Tanjungkarang, Januari 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s