Mengukir tanya

Mengapa engkau mengukir Tanya di hati
Atau menebar ragu dalam diri
Wahai Kuntum melati nyerbak mewangi
Daunmu putih seindah mahkota permainsuri

Lalu, kau tumbuh di sekitar waduk
Diantara ilalang dan rerumputan
Mungkin tiada kau berpijak di atas air dalam waduk
Namun, sudah cukup menikmati rindu sepanjang hari

Bandarlampung, 7 Januari 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s