Bukit bintang

Berpijak di hamparan rumput dan kerikil
Menyaksikan bentangan kota kembang
Berselimut gigil malam
Langit tanpa bintang pendar
Bulan tiada tampak
Hanya bintik – bintik bertaburan
pada daratan yang dikelilingi pegunungan

Gelak tawa dan sayup suara
Serta dialog sepasang insan
Menatap langit tak pernah sembunyi
Seperti kumulan bibir
Melumat ujung botol bir

Mengapa mesti gerlap ada disini
Sampah – sampah bertaburan pun enggan kau sentuh
Apalagi membersihkan laknat bagai
Tikus – tikus selokan – dari tanah pertiwi

Gerimis pun turun bersama derai tangis
para penghuni kaki lima
sembari terbaring beralas tikar
Menaruh nasib menanti muncul mentari di ufuk timur
Dan riak riangmu di puncak ini
Tak melunturkan sesak gelisah pilu derita
penghuni malam kaki lima

Bukit Bintang-Bandung, 4 April 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s