SUKMA ILANG, WALAU BUKAN MERAPI

Kau sebut aku krama
dimanakah aku?
Kau cari di getar kecup bibir dan lekuk lidah,
– di gemulai tubuh
– di terowongan penciuman
– di gelap bola mata
– di gua telinga

Namun, bak selimut pisang
kau buang tepat di selangkah kakimu
ketika badan di puncak gunung
Masihkah aku padamu?
Hanya sesal atas khilaf dan resah tak tertepis
lebam oleh selimut pisang

Raga melayang tiada tahu, entah kemana
Susur menyusur terjal tanjakan serta curam jurang
Berdiri menghadap segala penjuru
tak menemukan jalan pulang
lantaran meniadakan gagah sukma ilang.

Bandarlampung, 23 April 2011

4 responses to “SUKMA ILANG, WALAU BUKAN MERAPI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s