Tugas Fisiologi Hewan

Bab I

PENDAHULUAN

Proses metabolisme merupakan segala bentuk kegiatan yang terjadi di dalam tubuh ataupun sel – sel manusia. Metabolisme adalah salah satu proses almiah yang sudah berlangsung sejak manusia masih di dalam kandungan. Seorang bayi yang baru lahir sehingga bisa memiliki kemampuan baik menangis, menendang – nendangkan kakinya, itu semua bisa terjadi karena si bayi memiliki energi dan energi dihasilkan melalui proses metabolisme.

Metabolisme dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu, katabolisme dan Anabolisme. Katabolisme adalah proses mengubah senyawa organik menjadi senyawa anorganik atau dengan kata lain mengubah senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana. Proses katabolisme adalah proses menghasilkan energi dengan mengurai senyawa kompleks tadi. Sedangkan anabolisme adalah membentuk senyawa kompleks dari senyawa sederhana, seperti proses fotosintesis yang membentuk glukosa dari senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks.

Respirasi adalah salah satu contoh proses metabolisme. Proses yang termasuk ke dalam katabolisme ini, memecah senyawa kompleks glukosa untuk membentuk ATP dan menghasilkan energi melalui pembakaran.

Menurut wikipedia.com menuliskan bahwa : “respirasi adalah proses oksidasi yang dialami SET sebagai unit penyimpan energi kimia pada organisme hidup. SET, seperti molekul gula atau asam-asam lemak, dapat dipecah dengan bantuan enzim dan beberapa molekul sederhana. Karena proses ini adalah reaksi eksoterm (melepaskan energi), energi yang dilepas ditangkap oleh ADP atau NADP membentuk ATP atau NADPH. Pada gilirannya, berbagai reaksi biokimia endotermik (memerlukan energi) dipasok kebutuhan energinya dari kedua kelompok senyawa terakhir ini.”

Pada dasarnya proses respirasi tidaklah sesederhana yang selama ini kita pahami, walaupun jika melihat reaksi secara umum seperti yang dipelajari di bangku SMA adalah sederhana, namun cakupannya sangatlahlah luas.

Glukosa + O2    →  CO2 + H2O + ATP

(Reaksi Respirasi)

Respirasi memiliki tahapan – tahapan sehingga bisa menghasilkan ATP yang digunakan untuk melakukan aktivitas. Yang pertama adalah Glikolisis (pembentukan piruvat), kedua adalah Siklus sitrat (siklus krebs) dan yang ketiga adalah (transfer elektron).

Dan pada kesempatan kali ini akan membahasa proses – proses siklus krebs.

 

 Bab II

DESKRIPSI SIKLUS KREBS

 Jalur metabolisme daur asam trikarboksilat (asam sitrat) pertama diketemukan oleh Krebs (1937).

  • Oleh karena itu, jalur ini disebut pula daur Krebs. Jalur daur ini merupakan ajlur metabolisme yang utama dari berbagai senyawa hasil metabolisme, yaitu hasil katabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.
  • Asetil ko-A (sebagai hasil katabolisme lemak dan karbohidrat), oksalasetat, fumarat, dan α-ketoglutarat (sebagaihasil katabolismeasam amino dan protein), masuk kedalam daur Krebs untuk selanjutnya dioksidasi melalui beberapa tahap reaksi yang kompleks menjadi CO2, H2O dan energi ATP.
  • Kegiatan daur asam tri karboksilat terdapat dalam sel hewan, tumbuhan, dan jasad renik yang aerob dan merupakan metabolisme penghasil energi yang utama. Jasad yang anaerob tidak menggunakan metabolisme daur ini sebagai penghasil energinya.

Definisi Siklus Krebs

  • Adalah satu seri reaksi yang terjadi di dalam mitokondria yang membawa katabolisme residu asetyl, membebaskan ekuivalen hidrogen, yang dengan oksidasi menyebabkan pelepasan dan penangkapan ATP sebagai kebutuhan energi jaringan.
  • Residu asetyl dalam bentuk asetyl-KoA (CH3-CO-S-CoA, asetat aktif)

Tujuan Siklus Krebs

  • Menjelaskan reaksi-reaksi metabolik akhir yang umum terdapat pada jalur biokimia utama katabolisme tenaga
  • Menggambarkan bahwa CO2 tidak hanya merupakan hasil akhir metabolisme, namun dapat berperan sebagai zat antara, misalnya untuk proses lipogenesis.
  • Mengenali peran sentral mitokondria pada katalisis dan pengendalian jalur-jalur metabolik tertentu, mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi.

Fungsi

  • Menghasilkan sebagian besar CO2
  • Metabolisme lain yang menghasilkan CO2 misalnya jalur pentosa phospat atau P3 (pentosa phospat pathway) atau kalau di harper heksosa monofosfat.
  • Sumber enzym-enzym tereduksi yang mendorong RR ( Rantai Respirasi)
  • Merupakan alat agar tenaga yang berlebihan dapat digunakan untuk sintesis lemak sebelum pembentukan TG untuk penimbunan lemak
  • Menyediakan prekursor-prekursor penting untuk sub-sub unit yang diperlukan dalam sintesis berbagai molekul
  • Menyediakan mekanisme pengendalian langsung atau tidak langsung untuk lain-lain sistem enzym


Daur Siklus Krebs

  • Karbohidrat , Protein dan Lemak /Lipid akan dimetabolisme yang hasil akhirnya menjadi asetyl Co-A, dimana asetyl Co-A merupakan substrat untuk siklus krebs.
  • Kemudian dari siklus krebs dihasilkan CO2, Hidrogen (FAD NAD) dan ATP.
  • Hidrogen (reducing ekivalen) merupakan substrat untuk rantai respirasi (RR).
  • Siklus krebs harus berjalan dalamSiklus Asam Sitrat (Siklus Krebs)

 

Bab III

KESIMPULAN

 1.Siklus Krebs disebut juga siklus asam sitrat karena senyawa pertama yang terbentuk adalah asam sitrat.

2.Fungsi utama siklus Krebs adalah merupakan jalur akhir oksidasi Karbohidrat, Lipid dan Protein. Karbohidrat , lemak dan protein semua akan dimetabolisme menjadi Asetyl-KoA.

3.Daur Krebs merupakan bagian rangkaian proses pernafasan yang panjang dan kompleks, yaitu oksidasi glukosa menjadi CO2dan H2O serta produksi ATP.

4Siklus Krebs berlangsung/terjadi di mitokondria

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s